Kamis, 27 November 2008

Janji pengumuman sertifikasi guru kuota 2008 awal Desember

Kamis, 27 November 2008 ]
Janji Pengumuman Awal Desember
Sertifikasi Guru Kuota 2008

SURABAYA - Penantian para guru yang menunggu kepastian pengumuman kelulusan sertifikasi kuota 2008 segera terjawab. Tim sertifikasi Depdiknas menjanjikan awal Desember nanti pengumuman kelulusan sertifikasi dilakukan. Per 1 Januari 2009, mereka yang lulus berhak mendapat tunjangan profesi pendidik (TPP).

''Awal Desember sudah bisa diumumkan. Tidak sampai akhir bulan,'' kata Ketua Tim Sertifikasi Depdiknas A. Mukhadis setelah menghadiri seminar Hari Guru di ITS kemarin (26/11).

Saat ini, nama-nama peserta yang telah dinyatakan lulus sudah masuk dalam database. Data itu siap dikirim ke Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara seperti Unesa. Selanjutnya, data tersebut diserahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk disebarluaskan ke guru-guru.

Anggaran TPP untuk peserta sertifikasi kuota 2008 sudah ada dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). ''Jika tidak segera diumumkan, tunjangan yang seharusnya didistribusikan bisa hangus,'' ujar Mukhadis.

Soal surat keputusan (SK) lulus sertifikasi, dia tidak bisa menjanjikan dapat diterbitkan bersamaan antara guru yang lolos jalur portofolio dan pendidikan latihan profesi guru (PLPG). Bagi yang lolos melalui portofolio, tentu saja SK bisa didapatkan setelah mereka dinyatakan lulus. Bagi yang ikut PLPG tidak bisa demikian.

''Bagi yang memungkinkan, diterbitkan secara bersamaan. Yang tidak terjangkau, karena belum lulus PLPG, harus sabar menunggu giliran,'' ujarnya.

Ada kemungkinan PLPG bagi guru yang tidak lulus sertifikasi kuota 2008 molor dari jadwal yang ditentukan. Tim sertifikasi berharap sebelum akhir Desember pengumuman kelulusan peserta PLPG bisa dilaksanakan semua. Dengan begitu, mereka juga mendapat tunjangan profesi sama dengan guru yang telah lulus melalui jalur portofolio.

''Sampai minggu ketiga Desember nanti, kami akan evaluasi pelaksanaan PLPG untuk menentukan langkah selanjutnya,'' katanya. (may/hud)

Sertifikasi

Selamat kepada bapak ibu guru yang telah menerima TPP kuota 2007
jangan lupa syukurannya ya pak/bu

dan selamat menjalankan diklat kepada bapak Zurianto untuk sertifikasi kuota 2008 serta selamat datang kepada bapak Fathul Arifin yang hari ini diklat hari terakhir juga tak lupa kepada bapak H.Asad dan A.Abudin yang sebentar lagi mengikuti diklat gelombang ke -4 semoga sukses
Tak ketinggalan kepada bapak ibu yang lolos dari diklat semoga lulus

Sabtu, 08 November 2008

Pengumuman penerimaan CPNS

http://www.gresik.go.id/cpns2008/pengumuman.htm

Jumat, 07 November 2008

Mendongkrak Prestasi Matematika

Phobia matematika masih kerap menghinggapi perasaan para siswa dari tingkat SD sampai dengan SMA, bahkan hingga perguruan tinggi.

Beberapa tahun lalu, hasil penelitian The Third International Mathematic and Science Study Repeat (TIMSS-R) menyebutkan bahwa di antara 38 negara, prestasi siswa SMP Indonesia berada pada urutan 34 untuk matematika. Sementara, hasil nilai matematika pada ujian nasional, pada semua tingkat dan jenjang pendidikan selalu terpaku pada angka yang rendah.

Keadaan ini tentu sangat ironis dengan kedudukan dan peran matematika untuk pengembangan ilmu dan pengetahuan. Pasalnya, matematika merupakan induk ilmu pengetahuan. Tapi, ternyata matematika hingga saat ini belum menjadi pelajaran yang difavoritkan.

Rasa takut terhadap pelajaran matematika alias phobia matematika masih kerap menghinggapi perasaan para siswa dari tingkat SD sampai dengan SMA, bahkan hingga perguruan tinggi. Padahal, matematika bukan pelajaran yang sulit. Dengan kata lain, sebagaimana dituturkan oleh ahli matematika ITB Iwan Pranoto, setiap orang bisa bermatematika.

Menurut Iwan, masalah fobia matematika kerap dianggap sangat krusial dibandingkan bidang studi lainnya karena sejak SD bahkan TK, siswa sudah diajarkan matematika. Kalau fisika, baru diajarkan di tingkat SMP. Karena itu, fobia fisika menjadi tidak begitu krusial dibandingkan matematika. Apalagi Kimia yang baru diajarkan ketika tingkat SMA.

Agar matematika menjadi menarik, banyak hal penting yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah faktor kreativitas guru. Yakni, kreativitas guru dalam menyampaikan materi atau kreativitas dalam hal menyajikan materi matematika pada murid-muridnya. Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dirjen PMPTK) Depdiknas Baedhowi menyatakan, para guru dituntut lebih kreatif dalam mengajar untuk menumbuhkan minat belajar para siswa.

Guru, kata Baedhowi, juga dituntut kreatif mengembangkan kemampuan mengajar dan mengembangkan pedagogik dalam proses pembelajaran. Wawasan guru juga diharapkan tidak terjebak pada buku teks semata. '''Jiwa enterpreneurship yang dimiliki oleh seorang guru bukanlah enterpreneurship seperti seorang pengusaha, tetapi terkait kreativitas,'' ujarnya.

Menurut Baedhowi keterampilan seperti memasak dan membuat alat peraga pendidikan yang sederhana merupakan contoh nyata sebuah kreativitas. Guru-guru membuat alat peraga sederhana, lanjut dia, adalah bentuk suatu kreativitas. ''Jadi, yang namanya belajar tidak harus beli alat dari pabrik, tetapi bisa bikin sendiri. Bejana berhubungan bisa dibikin sendiri. Untuk menjelaskan pelajaran matematika dapat menggunakan lidi,'' jelasnya.

Bila guru kreatif dalam cara mengajarnya, kata Baedhowi, kemungkinan besar matematika yang diajarkannya tersebut akan menarik bagi siswa. ''Tak lagi ditakuti apalagi dibenci,'' tegasnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas guru matematika, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) bekerja sama dengan Netherlands Education Support Office (Neso) memberikan beasiswa Program Master (S2) ke Belanda. Beasiswa diberikan bagi dosen dan calon dosen baru (CTAB) yang berkualifikasi Sarjana Pendidikan Matematika atau Matematika, serta guru Matematika sekolah.

Lebih khusus lagi, program yang diprakarsai oleh tim Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) ini ditujukan untuk pengembangan double degree tingkat master di bidang Pendidikan Matematika Realistik atau Terapan. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti Depdiknas Muchlas Samani dengan Direktur Neso Indonesia Marrik Bellen, pada Kamis (30/10). Hadir menyaksikan penandatanganan MoU Direktur Jenderal Dikti Depdiknas, Fasli Jalal.

Fasli mengatakan, para penerima beasiswa akan mendapatkan pengalaman satu tahun belajar di Belanda dan setelah lulus akan mendapatkan ijazah internasional. Dia berharap, dengan kerja sama ini maka pendidikan guru dan dosen matematika di Indonesia akan makin meningkat mutunya. ''Setara dengan di luar negeri,'' katanya.

Muchlas menyampaikan, pada 2008 sebanyak 15 orang akan mendapatkan beasiswa penuh dari Neso dan Ditjen Dikti. Dia menjelaskan, program ini akan dilaksanakan selama dua tahun dan dua bulan. Perkuliahan dilaksanakan selama delapan bulan di Indonesia yakni di Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Sriwijaya Palembang, serta selama satu tahun di University of Utrecht Belanda. ''Selanjutnya, mahasiswa akan melakukan penelitian selama enam bulan di Indonesia,'' katanya.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan beasiswa adalah warga negara Indonesia, Pendidikan minimal S1 Pendidikan Matematika atau Matematika dengan IPK mimimal 2,75 dan memiliki pengalaman kerja di bidang matematika minimal dua tahun di institusi terakhir atau telah ditunjuk secara formal oleh rektor menjadi pengajar di institusi yang bersangkutan sebagai CTAB.

Syarat lainnya adalah bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik (ITP TOEFL minimal 450), kondisi kesehatan yang baik, tidak menempuh studi di luar negeri dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Usia tidak lebih dari 40 tahun untuk pria, dan 45 untuk wanita per 1 Desember 2009. Batas akhir registrasi pada 31 Desember 2008.

Formulir pendaftaran dapat diunduh di laman www.pmri.or. id. ''Gelar yang diterima nanti adalah Master of Science (MSc) dalam bidang pendidikan matematika,'' cetus Muchlas.

Sementara, Fasli berharap dengan adanya program tersebut, akan memperkuat program studi matematika realistik di Indonesia. ''Kualitas lulusannya internasional dan memiliki standar untuk mengajar di sekolah-sekolah berstandar internasioal,'' tegasnya.


Jawara di Kompetisi Matematika

Secara keseluruhan, prestasi siswa-siswa Indonesia di bidang matematika mungkin masih dinilai rendah. Namun di level internasional, beberapa siswa terpilih justru menunjukkan diri mampu berprestasi maksimal di bidang matematika sepanjang tahun 2008.

Yang paling terbaru, para siswa Indonesia berhasil meraih tiga medali emas, 16 medali perak, dan 30 medali perunggu pada ajang Kompetisi Matematika Internasional atau International Mathematic Competition (IMC) 2008 yang diselenggarakan di Chiang Mai, Thailand pada 25 hingga 30 Oktober 2008.

Hasil peroleh medali itu menempatkan Indonesia pada posisi tiga setelah Cina dan Taiwan. Peringkat Indonesia berada di atas tuan rumah Thailand. IMC 2008 diikuti oleh 580 siswa dari 25 negara. Pada ajang ini, Indonesia mengirimkan sebanyak 38 siswa dan sebanyak 36 siswa berhasil meraih medali.

Sebelumnya, para siswa Indonesia juga memperlihatkan prestasinya di kancah internasional. Ketika, mereka berhasil merebut lima medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dalam 12th Po Leung Kuk Primary Mathematics World Contest (PMWC) di berlangsung Hongkong pada 12 hingga 16 Juli 2008.

Para siswa Indonesia pada 10 hingga 22 Juli 2008 lalu melalui Tim Olimpiade Matematika Indonesia juga meraih medali perak, dan dua perunggu, serta dua penghargaan 'honorable mention' pada International Mathematics Olympiad (IMO 2008) yang berlangsung di Madrid, Spanyol.

Agaknya, pembelajaran dan pelatihan yang diperoleh para peserta kompetisi dan olimpiade ini bisa diterapkan kepada seluruh siswa di Indonesia untuk mendongkrak prestasi matematika secara keseluruhan. eye

Sabtu, 01 November 2008

DAFTAR NILAI UTS KLS XI-IA-4

No. NIS Nama uts
1 5441 Ahmad Ulul Albab 78.50
2 5449 Ali Murtadlo 54.00
3 5450 Angga Dwi Fakhria 80.00
4 5452 Anneke Fajarwati Susilo 76.50
5 5461 Arraya Eritha Barcelona 85.00
6 5467 Azza Romiyatul Mafazah 82.00
7 5472 Betty Wahyuningtyas 63.50
8 5477 Christyanti Juwita 73.00
9 5485 Dien Rosma Diana 72.50
10 5502 Erlina Dwi Oktavianah 76.00
11 5509 Fakhruddin 'Aini 71.50
12 5513 Farid Syaifudin 76.00
13 5514 Farouk Aditya Rahman 66.00
14 5517 Febrianah Sya'baniyah 62.00
15 5522 Ferri Iswahyudi 82.00
16 5529 Fredi Candra 79.50
17 5535 Heny Oktavia 65.00
18 5538 Idah Fitriah 72.00
19 5544 Imroatul Layyinah 71.50
20 5546 Indah Nur Hakimah 75.50
21 5562 Khusnul Ma'arif 75.50
22 5566 Lili Adityawati 82.50
23 5587 Moh. Bagus Eko Hariyanto 89.50
24 5591 Moh. Wahyu Firmansyah 82.50
25 5592 Mohamad Rizalul Hafiz 89.50
26 5602 Muhammad Bujairimi 89.50
27 5607 Muhammad Izat Fuadi 84.00
28 5619 Nailatul Izzah 78.00
29 5622 Najahatis Sulthoniyah 81.00
30 5624 Nia Nur Laili 66.00
31 5635 Nur Qomariyah 75.50
32 5637 Nur Rahma Wakhidiyah 77.50
33 5645 Nurul Wahyuni 67.50
34 5651 Rahmat Rizkianto Fahmi 46.50
35 5656 Redma Julianah 61.50
36 5660 Ribut Rawit 71.00
37 5672 Robi'atul Adawiyah 72.50
38 5675 Rosa Ayuningtyas G. 67.00
39 5680 Silma Arfiddya Anjar K 61.50
40 5691 Suci Melinda Sari 37.00
41 5719 Yeni Rohma Yanti 71.50

DAFTAR NILAI UTS KLS XI-IA-3

No. NIS Nama uts
1 5447 Ali Dawam 79.00
2 5458 Arif Wahyu Hidayat 70.00
3 5464 Awaliyah Oktaviana 58.00
4 5475 Chasanatur Rachmah 49.50
5 5480 Dendy Aditya Januaaltin 44.00
6 5494 Eka Nisa'ul Akromah 57.00
7 5501 Emmy Purnamasari 58.50
8 5507 Fajar Setya Bangkit 93.00
9 5512 Farah Elva Febriana 43.50
10 5515 Fayruzza Nurrahmi 57.50
11 5528 Fitrotun Nufus 38.50
12 5533 Haris Budi Erwanto 71.00
13 5534 Hasnisa' 63.50
14 5537 Ibnu Bagus Waskito 56.00
15 5542 Ima Febrianita Damayanti 59.50
16 5555 Khakimatuz Zahidiyah 67.50
17 5558 Kholilur Rohman 57.50
18 5570 Luluk Indah Suryaningsih 38.50
19 5571 Lusi Ulisfah 53.50
20 5573 M. Farid Hidayat 60.00
21 5576 Mar'atul Firdaus 48.00
22 5579 Meda Yurita Prasanti 54.50
23 5584 Moch. Agung Puji Saputro 72.50
24 5589 Moh. Ian Haris Kusuma 76.00
25 5595 Much. Syaifuddin 79.50
26 5599 Muh. Zaky Mubarok 85.50
27 5618 Nafi'atur Rosyidah 64.50
28 5621 Nailir Risfah 69.00
29 5641 Nuri Rosyada 58.50
30 5661 Rieska Foni Yuniar 67.00
31 5662 Rina Nur Ariefiyah 54.00
32 5665 Rini 59.50
33 5670 Riza Rifiya 78.50
34 5671 Rizchi Puspitasari 78.00
35 5679 Sholihatin Fitriyah 64.50
36 5692 Suciati Candra Aulia 55.00
37 5695 Sulung Sandra Fardiansyah 68.00
38 5700 Taufiqur Rakhmadi 64.50
39 5703 Tsuwaibatul Aslamiyah 60.00
40 5712 Wardatul Hikmah 54.00
41 5721 Yugo Prasetyo Rahmawan 58.50

SOAL REMIDI KLS XI-IA-3/4

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Program : XI - IPA

Selamat Bekerja

1. Sumbangan rata-rata dari 25 siswa adalah Rp 35.000,-. Jika besar sumbangan dari seorang yang bernama Abu ditambahkan, maka sumbangan rata-rata menjadi Rp 37.000,-. Ini berarti besar sumbangan Abu adalah ... .

2. Tabel di bawah ini mempunyai Modus ... .

Nilai Frekuensi
31 – 35 5
36 – 40 10
41 – 45 22
46 – 50 25
51 – 55 13
56 – 60 5


3. Median dari data di bawah ini adalah … .
Nilai Frekuensi
04 – 07 6
08 – 11 10
12 – 15 40
16 – 19 18
20 – 23 16
24 – 27 10


4. Simpangan baku dari data : 6, 7, 4, 5, 8 adalah … .

5. Adi, Ani, Ayu, Aida dan Agus akan duduk di tempat duduk yang diatur segaris lurus. Banyaknya susunan tempat duduk mereka, jika Adi dan Agus harus selalu berdekatan dengan Ani adalah ... .

6. Petugas perpustakaan akan menyusun 4 buku Fisika yang sama, 3 buku Kimia yang sama dan 2 buku Biologi yang sama. Banyaknya susunan berbeda yang dapat dibuat adalah ... .

7. Pada percobaan satu set kartu bridge diambil secara acak empat kartu sekaligus satu kali, maka banyaknya ruang sampel adalah ... .

8. Dari sebuah kotak berisi 6 kelereng putih dan 4 kelereng merah. Jika dari kotak itu diambil 2 kelereng sekaligus secara acak sebanyak satu kali , maka terambilnya keduanya kelereng berwarna merah adalah ... .
9. Dua buah dadu dilempar bersamaan sebanyak satu kali. Peluang munculnya mata dadu berjumlah 5 atau 7 adalah ... .

10. Dalam sebuah kotak berisi 7 bola putih dan 3 bola merah. Jika dari dalam kotak itu diambil satu bola berturut-turut dua kali tanpa pengembalian . Peluang terambilnya bola pertama merah dan bola kedua putih adalah ... .

DIKUMPULKAN HARI/TANGGAL SENIN, 3 NOVEMBER 2008 DI PAK MANAF atau hasil pekerjaan dapat di kirimkan ke email : nada_mrz@ymail.com

SOAL REMIDI KELAS X

Soal


01. Tentukan nilai dari = … .

02. Tentukan bentuk sederhana dari:

03. Log 400 + log 2,5 = … .

04. Sederhanakan

05. Nilai x yang memenuhi persamaan: 35x –1 =27x +3 adalah … .

06. Nilai x yang memenuhi 3log (x +2) = 3 adalah … .

07. Berikan contoh fungsi Surjektif

08. Diketahui persamaan fungsii kuadrat y = -2x2 +5x - 2 , tentukan i titik potong dengan sumbu Y, sumbu X dan persamaan sumbu simetri .

09. Tentukan akar-akar dari persamaan 12x2 +5x -2 = 0 .

10. Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan x2 > 2x + 8 .

11. Persamaan kuadrat x2 + (m -2)x + m = 0 ,akar-akarnya p dan q, Jika maka tentukan nilai m.

12. Jika ax2 – (2a -3)x + (a + 3/2) = 0 mempunyai akar-akar real berbeda maka tentukan batas-batas nilai a.

DAFTAR NILAI UTS KELAS x-2

No. NIS Nama uts
1 5746 Agiel Indra Atmajaya 46
2 5755 Ahmad Romadhoni 55
3 5777 Bagus Alif Firmansyah 31.5
4 5780 Bayu Bramanta 40
5 5802 Dwi Indah Rahayu 36.5
6 5811 Esti Tri Wulan 25
7 5817 Fachrur Rosyadi 42.5
8 5822 Faridah 30
9 5830 Fika Rahmatul Laili 21.5
10 5836 Fiya Wadudah 49.5
11 5843 Hidayatul Ilmiyah 39
12 5844 Hilyatul Afkar 33
13 5845 Himmawan Sabda Maulana 40
14 5852 Ima Sulistianah 39
15 5857 Irmah Nur Lailia 44
16 5862 Jauharotul Maknunah 64.5
17 5863 Khoirotul Izzah 30.5
18 5885 Maratus Silmiyah 35
19 5886 Marufah 53
20 5908 Muhammad Billy Rahman 75
21 5911 Muhammad Hisyam Fayrus 66
22 5916 Muhammad Rasyid Ridho 57.5
23 5922 Nadidah Safitri 45.5
24 5924 Najihul Qiwam 35
25 5949 Nurillah Anggraini 35.5
26 5950 Nurul Hidayah 51.5
27 5953 Nurul Wakhidatul Ummah 93
28 5972 Rofi Rosidah 75
29 5975 Rozzalia Varadian 30.5
30 5985 Sivri Alvian Maulana 48.5
31 5995 Tryas Mauluddian Pertiwi 44.5
32 6005 Warda Indadihayati 30.5