Senin, 01 Desember 2008

Lulusan SMA Dapat Sekolah Lagi di SMK

SURABAYA - Jika para lulusan SMA masih ingin mendalami bidang keterampilan tertentu di sekolah menengah kejuruan (SMK), Dispendik bakal memberikan pintu. Tahun mendatang, Dispendik siap mengeluarkan kebijakan menerima lulusan SMA untuk bersekolah kembali di SMK.

Wacana tersebut dilontarkan Dirjen Manajemen Dikdasmen Depdiknas Prof Dr Suyanto ketika meresmikan Surabaya sebagai kota vokasi dan membuka OSTN (Olimpiade Sains Terapan Nasional) 2008 di SMKN 5 Surabaya Sabtu lalu (29/11).

''Ya, kami akan menangkap peluang yang diberikan pusat itu dan langsung menjalankannya,'' ujar Kepala Dispendik Kota Surabaya Sahudi.

Menurut dia, keinginan menerima lulusan SMA di SMK itu sebenarnya muncul sejak dulu. Pertimbangannya, banyak sekali lulusan SMA yang menganggur karena tidak mempunyai keterampilan apa pun. Namun, pihaknya belum sempat menggarap usul tersebut ke pusat. ''Nah, dengan masuk SMK, mereka akan mendapatkan keterampilan atau membuka lapangan pekerjaan sendiri,'' katanya.

Sahudi menjelaskan, salah satu nilai tambah program itu nanti adalah ijazah SMK yang didapatkan lulusan SMA. Selain mendapatkan ijazah dan keterampilan, lulusan SMA yang berminat masuk SMK tidak perlu sekolah tiga tahun. Sebab, mereka tentu sudah menguasai kompetensi dasar yang telah diajarkan saat di bangku SMA.

''Di SMK nanti dia hanya belajar keterampilan yang diinginkan. Misalnya saja ingin membuka bengkel, ya masuk jurusan otomotif,'' jelas Sahudi.

Pembentukan desain SMK nonformal itu akan segera digarap. Dispendik segera berkonsultasi dengan pusat. Dengan demikian, Sahudi berharap agar pada awal tahun depan atau setidaknya pada penerimaan siswa baru (PSB), SMK nonformal tersebut bisa dijalankan.

Pria kelahiran Banyuwangi itu menyatakan sangat senang dengan umpan yang diberikan pusat tersebut. Selain mengukuhkan Surabaya sebagi kota vokasi, program itu diyakini bakal membantu ratusan lulusan SMA yang masih menganggur. Tidak tertutup kemungkinan siswa yang putus sekolah di SMA bisa melanjutkan ke SMK nonformal tersebut.

''Yang penting sekarang adalah segera membuat grand desain SMK nonformal ini. Dengan demikian, para lulusan yang masih menganggur ini bisa terbantu,'' tegasnya. (sha/hud)